Deskripsi
Training Need Assessment (TNA) atau analisa kebutuhan pelatihan adalah suatu langkah yang dilakukan sebelum pelatihan dilaksanakan dan merupakan bagian terpadu dalam merancang pelatihan untuk memperoleh gambaran komprehensif tentang materi, alokasi waktu dan strategi pembelajaran yang sebaiknya diterapkan dalam penyelenggaraan pelatihan agar pelatihan bermanfaat bagi peserta pelatihan. Dari analisis ini akan diketahui pelatihan apa saja yang relevan bagi suatu organisasi pada saat ini dan juga di masa yang akan datang. Organisasi tidak dapat menentukan pelatihan begitu saja tanpa menganalisis dahulu kebutuhan dan tujuan apa yang ingin dicapai. Penilaian kebutuhan pelatihan merupakan road map untuk mencapai tujuan organsasi.
Kebutuhan pelatihan dapat diketahui karena terjadinya ketimpangan (gap) antara kondisi (pengetahuan, keahlian dan perilaku) yang aktual dengan standard yang ditetapkan organisasi. Artinya ada kesenjangan yang dapat diukur antara hasil yang ada sekarang dan hasil yang diinginkan atau dipersyaratkan.
Analisis kebutuhan pelatihan memegang peran penting dalam setiap program pelatihan, sebab dari analisis ini akan diketahui pelatihan apa saja yang tepat bagi suatu organisasi pada saat ini dan juga dimasa yang akan datang, yang berarti dalam tahap analisis kebutuhan pelatihan ini dapat diidentifikasi jenis pelatihan apa saja yang dibutuhkan oleh karyawan dalam megemban kewajibannya.
Tujuan Pelatihan
- Peserta memahami konsep Training Need Analysis (TNA) dan metode evaluasi pelatihan.
- Peserta mampu memetakan kebutuhan training secara tepat.
- Peserta mampu mengidentifikasi kebutuhan training dengan lima pendekatan (Struktur Organisasi, Corporate Culture, Job Description, PA/Standard Kompetensi, dan Assessment).
- Peserta mampu membuat program pelatihan Perusahaan baik jangka pendek maupun jangka Panjang.
Outline Pelatihan
Day 1
- Siklus Dasar Sistem Bisnis Perusahaan
- Overview Pengembangan SDM – Pelatihan dan Pendidikan.
- Pengertian dan Konsep Training Needs Analysis.
- Dasar kebutuhan dan manfaat TNA.
- Penyusunan TNA berbasis – Organisasi, Tugas dan Penilaian Kinerja (Person Performance).
- Impact Individual Development Program (IDP).
- Model ADDIE dalam membuat TNA.
- Mendesain dan membuat struktur organisasi sebagai acuan membuat TNA.
- Praktek membuat TNA berbasis Organisasi by SWOT analysis dan Problem Causal
- Pengertian Budaya Perusahaan (Corporate Culture) – Key Behaviour
- Praktek membuat TNA berbasis Budaya Perusahaan (Key Behaviour).
- Teknik melakukan Job Analysis untuk mendapatkan Job Description
- Praktek membuat TNA berbasis Job Description.
Day 2
- Pengertian Kompetensi.
- Visi Misi sebagai pedoman membuat core and soft kompetensi.
- Model dan kamus soft kompetensi
- Job Description sebagai pedoman membuat hard kompetensi
- Model dan kamus hard kompetensi
- Praktek membuat TNA berbasis Penilaian Kinerja Kompetensi.
- Pengertian talent dan tahap penyusunan talent program.
- Self Assessment untuk menentukan talent pool.
- Praktek membuat TNA berbasis Self Assessment
- Membuat Training Priority dan Training Matriks Tahunan.
- Merancang dan Mengembangkan TNA serta Implementasi TNA – Pelaksanaan Training dan Metode Training.
- Dampak apabila program pengembangan karyawan diabaikan Perusahaan.
- Evaluasi keefektifan program pelatihan : Reaction, Learning, Impact and Performance.
Target Peserta
Staff, Supervisor dan Manager HRD serta professional di Department lain yang ingin mendalami pembuatan Training Need Analysis (TNA) and Evaluasinya untuk pengembangan SDM Perusahaan.